Senin, 04 Agustus 2014
Selasa, 22 Juli 2014
Messi Sumbang Israel Sebesar Rp20 Milyar!
LIONEL Messi, kapten skuat sepak bola Argentina, sekaligus pemain klub Barcelona, diberitakan menyumbangkan € 1 Juta kepada Israel, demikian menurut whatsupic.com, Sabtu (19/7/2014). Jika dirupiahkan maka sumbangan Messi mencapai Rp20 milyar!
Dalam konteks internasional sekarang ini, di mana tentara Israel telah menewaskan lebih dari 573 orang di Gaza, informasi ini mencoreng citra pesepak bola itu.
Padatahun 2013, Presiden Israel Shimon Peres, menjamu Barcelona di Israel dan ia memuji Messi dan tim sepak bola itu sebagai “utusan perdamaian” Israel. Messi dan rekan-rekan bintangnya di Barcelona dikerumuni oleh penggemar sepak bola Israel pada saat kedatangan mereka.
“Saya menonton Anda sepanjang waktu,” kata Perdana Menteri Israel Benjami Netanyahu ketika itu. “Kami berdua bermain di lapangan internasional, hanya Anda dibayar lebih daripada yang saya lakukan. Dan Anda juga memiliki tujuan bersama. Apa yang biasanya Anda ingin lakukan adalah mencetak gol melawan rival Anda, tetapi juga melindungi tim Anda, tujuan Anda …. Jika Anda menang, semua orang berbagi dalam kemenangan.”
Messi juga berdoa di Tembok Ratapan Yahudi.
Jutaan anak muslim di seluruh dunia memakai kaos Messi di Barcelona yang bernomor punggung 10. [sa/islampos/whatsupic]
Selasa, 15 Juli 2014
BANTUAN ALLAH BUAT GAZA PALESTINA
Subhanallaah!!!
Allaahuakbar!!!
Allaahuakbar!!!
Ratusan Ikan Pari jenis mobula terdampar secara misterius di Pantai Gaza City - Palestina, Rabu kemarin waktu setempat. Terdamparnya ratusan ikan pari jenis mobula ini menjadi berkah tersendiri bagi warga Gaza yang tengah konflik dan di-blokade negara penjajah yg dilindungi dunia...Israel.
Ikan pari jenis mobula merupakan salah satu spesies ikan yang banyak dicari oleh para nelayan setempat, selain memiliki daging yang lezat, ikan jenis ini berharga cukup mahal, yaitu sekitar 6 sampai 7 Sekhel atau sekitar Rp.14.000,-
Biasanya warga Gaza mendapatkan ikan jenis ini dari Mesir yang dikirim melalui terowongan bawah tanah, karena susah didapat inilah ikan pari jenis mobula ini berharga mahal...dan sekarang para warga Gaza berpesta menyambut berkah yang luar biasa ini.
Biasanya warga Gaza mendapatkan ikan jenis ini dari Mesir yang dikirim melalui terowongan bawah tanah, karena susah didapat inilah ikan pari jenis mobula ini berharga mahal...dan sekarang para warga Gaza berpesta menyambut berkah yang luar biasa ini.
Menurut Nelayan setempat, ini bukan pertama kalinya ikan ikan ini terdampar, karena sebelumnya pernah sebanyak 220 ekor ikan terdampar! Dan dia sangat yakin besok akan ada lebih banyak lagi ikan yang terdampar, “Hari ini Allâh menyediakan semua ini untuk kami.” katanya.
Allâh ta'âlâ Yang Tidak Pernah Ingkar Janji...Pasti membantu orang-orang beriman!
"Kemudian Allâh menurunkan ketenangan kepada Rasul-Nya dan kepada orang-orang yang beriman, dan Allâh menurunkan bala tentara yang kamu tiada melihatnya, dan Allâh menimpakan bencana kepada orang-orang yang kafir, dan demikianlah pembalasan kepada orang-orang yang kafir.
(Al Qur'an, surah At-Tawba(9), ayat 26)
(Al Qur'an, surah At-Tawba(9), ayat 26)
Musuh-musuh Allâh bisa "ngaku-ngaku" kuat! Tapi sayang seribu sayang...kekuatan hanya milik orang mukmin:
Kekuatan itu hanya bagi Allâh, bagi RasulNya dan Orang-Orang Mukmin
(Al-Qur'an, surah Al-Munafikun(63), ayat 8)
(Al-Qur'an, surah Al-Munafikun(63), ayat 8)
Tetaplah berdoa saudara-saudaraku untuk saudara-saudara kita di Palestina. Doa adalah kekuatan orang mukmin yang tidak dimiliki selainnya.
Pasang Qunut di Shalat Fajr/Subuh kalian, tambah dengan tahajud! InsyaAllâh! Âmîn.
— bersama Syaiful Putra Abdullah dan 2 lainnya.
Pasang Qunut di Shalat Fajr/Subuh kalian, tambah dengan tahajud! InsyaAllâh! Âmîn.
— bersama Syaiful Putra Abdullah dan 2 lainnya.
Minggu, 13 Juli 2014
Pemerintah Zionis Israel Dukung Jokowi Jadi Presiden
Pemerintah zionis Israel sangat berkepentingan terhadap Indonesia terutama saat pergantian puncuk pimpinan.
Media Israel Israelforeignaffairs.com yang dikutip Republika Online (Rabu, 16/4), rezim di negeri
Zionis itu mengamati sepak terjang Jokowi.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendukung langkah Jokowi yang mengedepankan pemerintah bersih serta menghargai kebhinekaan. Netanyahu sendiri berharap jika Jokowi menjadi presiden Indonesia dapat membawa perdamaian di Timur Tengah khususnya Isreal-Palestina.
Masih dalam laporan Republika, bergabungnya PDIP dengan NasDem itu bukan hal yang istimewa terlebih lagi di partai yang didirikan Surya Paloh itu terdapat Ferry Mursyidan Baldan yang mempunyai hubungan baik dengan zionis Israel.
Ferry sendiri pernah menghadiri acara kemerdekaan Israel di Singapura. Bisa jadi melalui NasDem, hubungan baik Jokowi dan Israel akan terjalin terutama saat mantan Wali Kota Solo itu menjadi Presiden Indonesia.
sumber: http://politik.kompasiana.com/2014/04/22/pemerintah-zionis-israel-dukung-jokowi-jadi-presiden-650830.html
Israel Nyatakan Berhak Gunakan Kekerasan untuk Hentikan Bantuan!
dakwatuna.com – PBB. Israel hari Jumat menyatakan kepada PBB bahwa mereka memiliki hak menggunakan kekerasan untuk menghentikan kapal bantuan yang berusaha mencapai Jalur Gaza.
Dalam sepucuk surat kepada Sekretaris Jendral PBB Ban Ki-moon, Duta Besar Israel untuk PBB Gabriela Shalev mengatakan, niat kapal barang Mariam berbendera Bolivia yang seluruh penumpang dan awaknya wanita “adalah melanggar blokade laut yang diberlakukan terhadap Gaza”.
Menurut duta besar itu, Israel juga memiliki informasi bahwa sebuah kapal lain, Naji al-Ali, berencana berangkat dari sebuah pelabuhan Lebanon dengan tujuan melanggar blokade itu.
“Israel memiliki hak sesuai dengan hukum internasional untuk menggunakan semua cara yang diperlukan untuk mencegah kapal-kapal ini melanggar blokade laut tersebut,” kata Shalev.
Ia mengatakan, “Tindakan konfrontasional semacam itu oleh penyelenggara serta mereka yang menawarkan persetujuan sangat menyulitkan dan membutuhkan perhatian masyarakat internasional.”
Israel mendapat kecaman internasional menyangkut penahanan 31 Mei terhadap armada enam kapal bantuan yang menuju wilayah Palestina itu ketika pasukan komando Israel menembak mati sembilan aktivis Turki.
Mariam, sebuah kapal barang berbendera Bolivia yang semula bernama Junia Star, berencana berangkat dari Lebanon utara menuju Siprus pada Minggu pukul 22.00 waktu setempat (Senin pukul 02.00 WIB) pada bagian pertama rencana pelayarannya menuju Gaza, kata penyelenggara Samar al-Hajj, Kamis.
Kapal yang membawa bantuan itu akan berusaha menerobos blokade Israel yang telah berlangsung empat tahun. Lebih dari 50 aktivis wanita Lebanon dan asing berada di kapal itu, termasuk penyanyi pop lokal May Hariri.
Naji al-Ali, sebuah kapal lain Lebanon yang diatur oleh wartawan, juga telah mengumumkan akan berlayar ke Gaza melalui Siprus namun belum mendapat izin dari pihak berwenang Lebanon. (M014/A038/ant)
Sumber: http://www.dakwatuna.com/2010/08/21/7190/israel-nyatakan-berhak-gunakan-kekerasan-untuk-hentikan-bantuan/#ixzz37PQtvGxb
Follow us: @dakwatuna on Twitter | dakwatunacom on Facebook
Balita Palestina Berupaya Bangunkan Ayahnya yang Telah Syahid
dakwatuna.com – Palestina. Beredar di kalangan pengguna media sosial foto yang sangat mengharukan, balita Palestina di Gaza sedang menangis dan berupaya membangunkan ayahnya yang telah syahid akibat kebrutalan Israel.
Sebagaimana diberitakan Islam Memo (11/7/2014), banyak respons yang menggambarkan simpati para pembaca menanggapi foto tersebut.
“Foto ini, wahai pembaca yang budiman, tidak akan dilihat oleh orang-orang yang masih punya iman, sedang mereka diam membisu. Hati mereka sungguh terbuat dari batu (jika tetap diam),” komentar salah seorang mereka.
Selain foto bayi yang tidak disebutkan nama dan usianya tersebut di atas, juga beredar di kalangan pengguna media sosial foto balita yang terluka bernama Syaima’ (4 tahun) dan sedang dirawat ditemani boneka mainannya.
Syaima’ disebutkan kehilangan ibu dan saudara perempuannya akibat serangan Israel ke Jalur Gaza yang masih terus berlangsung hingga kini.
Informasi terbaru menyebutkan korban syahid dari warga Palestina di Jalur Gaza telah mencapai 108 orang dan lebih dari 800 orang lainnya terluka. (islammemo/paltimes/rem/dakwatuna)
Sumber: http://www.dakwatuna.com/2014/07/12/54470/mengharukan-balita-palestina-berupaya-bangunkan-ayahnya-yang-telah-syahid/#ixzz37PPmbfBB
Berita Foto: Pasukan Israel Memasuki Wilayah Gaza
Pasukan Israel Memasuki Wilayah Gaza (Foto: Reuters)
GAZA - Upaya yang dilakukan Israel untuk melakukan serang penuh ke Gaza bukan lagi sebuah gertakan. Pasalnya ribuan pasukan Israel sudah mulai memasuki wilayah Gaza Utara.
Kesiapan pasukan Israel untuk melancarkan serangan darat tampak terlihat dengan kelengkapan senjata yang mereka bawa dan juga dukung oleh bantuan tank.
Israel pun memberikan peringatan kepada warga sipil untuk melakukan evakuasi dari Gaza Utara.
Rencananya pasukan tersebut akan segera mengambil alih sejumlah tempat peluncuran roket yang ada di Gaza. Langkah ini dilakukan setelah sepekan ketegangan antara kedua belah pihak semakin meningkat.
Ingin lihat operasi serangan pasukan Israel di Gaza, klik tautan ini.(ang)(rhs)
sumber: http://international.okezone.com/read/2014/07/13/412/1012246/berita-foto-pasukan-israel-memasuki-wilayah-gaza
Minggu, 06 Juli 2014
Sabtu, 24 Mei 2014
Minggu, 16 Maret 2014
Mengapa Syi'ah Berusaha Menghilangkan Figur Abdullah bin Saba'?
JAKARTA
(voa-islam.com) - LPPI (Lembaga Penelitian dan
Pengkajian Islam) yang dipimpin H. Amin Jamaludin menyusun sebuah buku berjudul
“Mengapa Kita Menolak Syi’ah.” Buku ini berisi tentang kumpulan makalah yang
menyoroti kesesatan Syi’ah yang disampaikan di Aula Masjid Istiqlal tahun
1997, di antara para tokoh Islam yang menyampaikan makalah tersebut adalah Drs.
K.H. Moh. Dawam Anwar, K.H. Irfan Zidniy, M.A, K.H. Thohir Al Kaff, Drs. Nabhan
Husein, K.H. Abdul Latief Muchtar, M.A, DR. M. Hidayat Nur Wahid dan Syu’bah
Asa.
Buku
yang diberi pengantar oleh K.H. Hasan Basri sebagai ketua umum MUI pada waktu
itu merupakan sebuah bukti bahwa kesesatan Syi’ah telah menjadi perhatian para
cendekiawan muslim sejak lama. Selain ketua umum MUI, tokoh-tokoh dari berbagai
ormas Islam seperti NU, Muhammadiyah, Persis, Al Irsyad, DDII dan yang lainnya
ikut memberikan pengantar dalam buku tersebut.
Buku
ini seharusnya menjadi salah satu rujukan bagi kaum muslimin dan para ulama
yang memiliki peran penting di tengah umat Islam, agar kita tak berselisih lagi
mengenai kesesatan Syi’ah dan membendung agresifitas penyebarannya di berbagai
daerah.
Salah
satu tulisan atau makalah menarik yang disajikan dalam buku tersebut adalah
makalah berjudul “Siapa Abdullah bin Saba’” yang menjelaskan sosok Abdullah bin
Saba’ sekaligus mengungkap mengapa Syi’ah berusaha menghapus figur Abdullah bin
Saba’ dari panggung sejarah. Berikut ini adalah kutipan lengkapnya.
Ada
sebuah buku yang berjudul “Abdullah bin Saba’ Benih Perpecahan Ummat” yang
ditulis oleh M. Hashem dan diterbitkan oleh YAPI, Bandar Lampung.
Buku
tersebut telah beredar dan laku keras, pada dasarnya sesungguhnyalah isi buku
tersebut merupakan saduran dari buku yang berjudul “Abdullah bin Saba’” yang
ditulis oleh Murtadha Al Askari, seorang imam Syi’ah yang bermukim di Irak.
Siapakah
Abdullah bin Saba’?
Abdullah
bin Saba’ adalah seorang Yahudi berasal dari Shan’a, Yaman yang datang ke
Madinah kemudian berpura-pura setia kepada Islam pada masa Khilafah Utsman bin
Affan R.A. padahal dialah yang sesungguhnya mempelopori kudeta berdarah dan
melakukan pembunuhan kepada khalifah Utsman bin Affan, dialah juga pencetus
aliran Syi’ah yang kemudian mengkultuskan Ali bin Abi Thalib R.A.
Di
antara isu-isu yang disebarkan oleh Abdullah bin Saba’ untuk memecah belah Umat
Islam pada saat itu antara lain:
- Bahwa Ali bin Abi Thalib R.A telah menerima wasiat sebagai pengganti Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. (An Naubakhti , firaq As Syi’ah, hal. 44)
- Bahwa Abu Bakar, Umar bin Khattab dan Utsman bin Affan R.A. adalah orang-orang zhalim, karena telah merampas hak khilafah Ali R.A. setelah wafatnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Umat Islam saat itu yang membai’at ketiga khilafah tersebut dinyatakan kafir. (An Naubakhti, op cit, hal. 44)
- Bahwa Ali bin Abi Thalib adalah pencipta semua mahluk dan pemberi rezeki. (Ibnu Badran, Tahdzib al Tarikh al Dimasyq, Juz VII, hal. 430)
- Bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam akan kembali lagi ke dunia sebelum hari kiamat, sebagaimana kepercayaan akan kembalinya Nabi Isa A.S. (Ibnu Badran, op cit, juz VIII, hal. 428)
- Bahwa Ali R.A. tidak mati, melainkan tetap hidup di angkasa. Petir adalah suaranya ketika marah dan kilat adalah cemetinya. (Abd. Al Thahir Ibnu Muhammad Al Baghdadi, Al Firaq Baina Al Firaq, hal. 234)
- Bahwa ruh Al Quds berinkarnasi ke dalam diri para Imam Syi’ah . (Al Bad’u wa Al Tarikh, juz V, hal. 129, th 1996)
- Dan lain-lain
Dapat
ditambahkan pula bahwa Abu Muhammad al Hasan Ibnu Musa An Naubakhti ,
seorang ulama Syi’ah yang terkemuka , di dalam bukunya “Firaq As Syi’ah”
hal. 41-42 mengatakan bahwa Ali R.A. pernah hendak membunuh Abdullah bin Saba’
karena fitnah dan kebohongan yang disebarkan, yakni menganggap Ali sebagai
tuhan dan mengaku dirinya sebagai Nabi, akan tetapi tidak jadi karena tidak ada
yang setuju. Lalu sebagai gantinya Abdullah bin Saba’ dibuang ke Mada’in, ibu
kota Iran di masa itu.
Apa
Persoalannya?
M.
Hashem di dalam bukunya tersebut mencoba untuk menghilangkan figur Abdullah bin
Saba’ dari panggung sejarah, alasannya:
- Seluruh berita tentang Abdullah bin Saba’ yang ditulis dalam buku-buku sejarah baik oleh Ibnu Katsir, Ibnu Atsi, Ahmad Amin, Nicholson, Wehausen maupun yang lainnya, mengutip dari buku sejarah tulisan Ath Thabari.
- Sedangkan Ath Thabari memperoleh berita tentang Abdullah bin Saba’ melalui jalur Saif bin Umar At Tamimi.
- Padahal Saif bin Umar At Tamimi dikenal sebagai perawi yang lemah, suka berdusta dan tidak bisa dipercaya. Demikian menurut ahli-ahli hadits seperti Ibnu Hajar, Ibnu Hibban, Al Hakim, nasa’i dan lain-lain.
Oleh
karena itu kata M. Hasem berita tentang Abdullah bin Saba’ yang ditulis dalam
buku sejarah dengan mengambil sumber buku Ath Thabari tak dapat dipercaya,
karena dalam setiap jalur riwayat (sanad) yang diambil oleh Ath Thabari
terdapat Saif bin Umar At Tamimi. Begitu kata M. Hashem (lihat skema hal. 81).
Hanya dengan alasan itu saja M. Hashem menyimpulkan bahwa yang disebut Abdullah
bin Saba’ adalah tokoh fiktif yang tidak pernah ada.
Buku
tersebut ternyata ada juga pengaruhnya di kalangan intelektual (yang tidak
berpendirian) seperti mendiang Nurcholis Majid (Tempo, 19 Desember 1987, hal.
102) atau yang serupa dengannya dan mereka yang tidak mempunyai pengetahuan
tentang sejarah Islam.
Sebenarnya
yang mengatakan bahwa Abdullah bin Saba’ adalah tokoh fiktif, sudah agak lama
juga muncul. Pendapat tersebut dipelopori oleh orientalis dan dikembangkan oleh
Murtadah Al Askari, seorang tokoh Syi’ah pertengahan abad XX yang berasal dari
Iraq.
Kemudian
diikuti oleh; Dr. Kamal Asy-Syibi, Dr. Ali Al-Wardi (keduanya murid orientalis
dari Iraq). Dr. Thaha Husein, Dr. Muhammad Kamil Husein, Thalib Al Husein, Al
Rifa’i (murid-murid orientalis dari mesir), Muhammad Jawad Al mughniyah, Dr.
Abdullah Fayyah (murid-murid orientalis dari Libanon).
Bagaimana
Sebenarnya?
Saif
bin Umar At Tamimi memang dinyatakan lemah dan tidak dapat dipercaya oleh ulama
hadits, tapi dalam masalah yang ada hubungannya dengan hokum Syari’ah, bukan
dalam bidang sejarah.
Berita
tentang adanya Abdullah bin Saba’ tidak hanya melalui jalur Saif bin Umar At
Tamimi saja. Malah Abu Amr Muhammad ibnu Umar Al izz Al Kasyi (imam hadits dari
kalangan Syi’ah sendiri) meriwayatkan Abdullah bin Saba’ melalui 7 jalur, tanpa
melalui Saif bin Umar At tamimi yang dianggap lemah itu. Yaitu dari:
- Dari Muhammad ibnu Kuluwaihi Al Qummy dari Sa’ad ibnu Abdullah ibnu Abi Khalaf, dari Abdurrahman ibnu Sinan, dari Abdu Ja’far A.S. (Rijal Al Kasyi, hal. 107).
- Dari Muhammad ibnu Kuluwaihi, dari Sa’ad ibnu Abdillah dari Ya’qub ibnu Yazid dan Muhammad ibnu Isa, dari Abu Umair, dari Hisyam Ibnu Salim dari Abu Abdillah A.S. (Rijal Al Kasyi, hal. 107).
- Dari Muhammad ibnu Kuluwaihi, dari Sa’ad ibnu Abdillah dari Ya’qub ibnu Yazid dan Muhammad ibnu Isa dari Ali ibnu Mahzibad, dari Fudhallah ibnu Ayyud Al Azdi, dari Aban ibnu Utsman dari Abu Abdillah A.S. (Rijal Al Kasyi, hal. 107).
- Dari Ya’qub ibnu Yazid, dari Ibnu Abi Umair dan Ahmad ibnu Muhammad ibnu Isa dari Ayahnya dan Husein Ibnu Sa’id, dari Ibnu Abi Umair, dari Hisyam ibnu Salim, dari Abu Hamzah Ats Tsumali, dari Ali ibnu Husein. (Rijal Al Kasyi, hal. 108).
- Dari Sa’ad ibnu Abdillah, dari Muhammad ibnu Khalid Ath Thayalisi, dari Abdurrahman ibnu Abi Najras, dari Ibnu Sinan, dari Abu Abdillah A.S. (Rijal Al Kasyi, hal. 108).
- Dari Muhammad ibnu Al Hasan, dari Muhammad Al Hasan Ash Shafadi, dari Muhammad ibnu Isa, dari Qasim ibnu Yahya, dari kakeknya Al Hasan ibnu Rasyid, dari Abi Bashir, dari Abu Abdillah A.S. (Al Shaduq, Ila Al Syara’i’I, cetakan ke II, hal. 344).
- Dari Sa’ad ibnu Abdillah, dari Muhammad Isa ibnu Ubaid Al Yaqthumi, dari Al Qasim ibnu Yahya, dari kakeknya Al Hasan Ibnu Rasyid, dari Abi Bashir dan Muhammad ibnu Muslim, dari Abi Abdillah A.S. (Ash Shaduq, Al Khisal, cetakan tahun 1389 H, hal. 628).
Demikian
dari kalangan Syi’ah sendiri.
Adapun
dari kalangan Sunni, Al Hafiz Ibnu Hajar Al Asqalani di dalam bukunya “lisan
al mizan” (jilid III, hal. 289-290, cetakan I, tahun 1330 H) meriwayatkan
tentang Abdullah bin Saba’ melalui enam jalur yang juga tanpa melalui jalur
Saif bin Umar At Tamimi. Yaitu:
- Dari Amr ibnu Marzuq, dari Syu’bah, dari Salamah ibnu Kuhail, dari Zaid ibnu Wahab, dari Ali bin Abi Thalib R.A.
- Dari Abu Ya’la Al Muslihi, dari Abu Kuraib, dari Muhammad ibnu Al Hasan Al Aswad, dari Harun ibnu Shahih, dari Al Harits ibnu Abdirrahman, dari Abu Al Jallas, dari Ali bin Abi Thalib. R.A.
- Dari Abu Ishaq al Fazari ibnu Syu’bah, dari Salamah ibnu Kuhail, dari Abu Zara’i’i dari Yazid ibnu Wahab.
- Dari Al Isyari dan Al Alka’i dari Ibrahim, dari Ali. R.A.
- Dari Muhammad ibnu ‘Utsman Abi Syaiban, dari Muhammad ibnu Al Ala’i, dari Abu Bakar Ayyash, dari Mujalid, dari Asy Sya’bi.
- Dari Abu Nu’aim, dari Ummu Musa (Yusuf Al Kandahlawai, hayatus shahabah).
Berdasarkan
13 riwayat yang tidak melalui Saif bin Umar At Tamimi ini (baik dari ulama
Syi’ah maupun ulama Sunni), maka alasan mereka yang hendak menghilangkan figur
Abdullah bin Saba’ dari panggung sejarah tidak dapat dipertahankan.
Dengan
demikian dapat disimpulkan bahwa mereka terlalu ceroboh dalam melakukan
penelitian dan tergesa-gesa dalam mengambil kesimpulan, ataukah memang mereka
mempunyai maksud-maksud tertentu.
Apa
Maksud Mereka?
Apa
sebenarnya maksud yang terkandung pada diri mereka dalam menghilangkan figur
Abdullah bin Saba’ dari panggung sejarah, dapatlah kita analisa.
- Golongan Syi’ah berkeyakinan bahwa Syi’ah telah muncul semenjak zaman Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tetapi kenyataan sejarah tidak dapat kita pungkiri bahwa Abdullah bin Saba’-lah pelopornya. Oleh karena itu dengan menghilangkan figur Abdullah bin Saba’ mereka berharap bisa diterima sebagai salah satu mazhab dalam Islam yang tidak ada kaitannya dengan Yahudi.
- Mendukung gerakan tasykik untuk membingungkan umat Islam dengan cara memutar balikkan fakta sejarah, sehingga umat dialihkan dari apa yang seharusnya mereka kerjakan dan lupa akan kelicikan musuh-musuh Islam.
- Menjauhkan umat Islam dari ulama dan pemimpinnya, serta menghilangkan kepercayaan kepada generasi pertama yaitu generasi sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang seharusny merupakan contoh dan panutan.
- Menempatkan tokoh-tokoh Syi’ah dan apa yang disebut “pembaru” lainnya, setaraf dengan ulama salaf terdahulu.
Lebih
dari itu apa pun yang mereka tuju, yang jelas pemikiran seperti itu telah
dipelopori oleh kaum orientalis. Apakah mereka memang bagian dari kaki tangan
orientalis, ataukah mereka korban tipu daya orientalis? Boleh jadi mereka
adalah generasi baru Abdullah bin Saba’. Mari kita buktikan. (Ahmed Widad)
- See more at:
http://www.voa-islam.com/read/indonesiana/2012/01/06/17302/mengapa-syiah-berusaha-menghilangkan-figur-abdullah-bin-saba/#sthash.Dm7OzT28.dpuf
Sabtu, 04 Januari 2014
TUHANNYA SYI'AH ITU ADALAH 12 IMAM, BUKAN ALLAH !?!?
Itu judul yg tepat untuk postingan ini...
Karena ini dia ke BAHLUL MUROKAB an Syi'ah yang ga bisa membedakan mana haq dengan yang bathil akhirnya buta mata dan buta hati....
Hey Syi'ah... افلا تعقلون???? = Apakah kalian tidak menggunakan aqal kalian untuk berfikir ???
Ataukah Aqal kalian sudah tidak ada ???
Anak TK aja faham klo Tafsir dari lafadz Robb itu adalah Allah Ta'ala...
Ini malah Khomeini yang udah ber jenggot
ama kumisan masih ga faham juga, Khomeini malah menafsirkan Robb dengan artian IMAM....
يُدَبِّرُ الْأَمْرَ يُفَصِّلُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ بِلِقَاءِ رَبِّكُمْ تُوقِنُونَ
(QS. 13:2)
Perhatikan tafsiran ala "Robb" Syi'ah...
اي ربكم الذى هو الامام.....
Tuhan kalian semua (Robbikum) itu adalah IMAM ????????
Pantes aja Jema'at Syi'ah lebih patuh kepada ocehan Imam 12 mereka ketimbang Firman Allah dan Sabda Rasulullah ....
Masih mau taqiyyah????
mari kita buktikan, ga perlu banyak-banyak, satu pembuktian aja cukup....
Firman Allah yang Harus di taati dan di laksanakan :
Allah berfirman:
"Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-Qur'an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya" (Qs. Al-Hijr 9)
Ayat ini adalah jaminan dari Allah sendiri, bahwa kitab suci-Nya tidak akan mengalami pengurangan atau penambahan atau pun perubahan. Sebab, Allah sendiri-lah yang akan langsung menjaganya. Allah juga berfirman:
"Dan Sesungguhnya Al Quran itu adalah kitab yang mulia. Yang tidak datang padanya kebatilan baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Rabb yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji" (Qs. Fushshilat 41-42)
Tapi ......
Syi'ah berkeyakinan bahwa tidak ada yang mengumpulkan Al-Qur'an dengan lengkap selain Ali bin Abi Thalib dan para imam sesudahnya. Mereka meyakini bahwa Al-Qur'an yang ada sekarang bukanlah Al-Qur'an yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi karena telah dirubah dan dikurangi. Mereka meyakini adanya mushaf (kitab suci) yang disebut mushaf Fathimah. Mushaf ini adalah Al-Qur'an yang asli (belum mengalami perubahan) Yang tiga kali lebih tebal daripada Al-Qur'an yang ada di tangan kaum muslimin saat ini, dan mushaf tersebut akan kembali hadir ke dunia dengan dibawa oleh Imam yang ke-12 yaitu Imam Mahdi.
Al-Kulaini, seorang ulama Syi'ah, meriwayatkan dalam Ushuul al-Kaafi bab al-Hujjah, dari Abu Bashir dari Abu Abdillah ia berkata:
"Sesungguhnya di sisi kami terdapat Mushaf Fathimah-‘alaihas salam-. Tahukah mereka apakah Mushaf Fathimah-‘alaihas salam- itu ?" Saya menjawab, "Apakah Mushaf Fathimah itu?" Dia berkata, "Di dalamnya terdapat seperti al-Qur'an kalian ini sebanyak tiga kalinya. Demi Allah, tidak ada di dalamnya satu huruf pun dari al-Qur'an kalian"(Ushuul al-Kaafi bab al-Hujjah).
Akhirnya ....
Syi'ah terbukti tidak TAAT KEPADA ALLAH dan akhirnya mereka menjadi KAFIR dengan meyakini bahwa Al-Qur'an telah di rubah, di tambah atau di kurangi...
Allah telah berfirman:
"Akan tetapi Allah bersaksi atas apa yang Dia turunkan kepadamu (yakni Al-Qur'an). Allah telah menurunkannya dengan ilmu-Nya; dan para malaikat-pun menjadi saksi (pula). Dan cukuplah Allah sebagai saksi" (QS. An-Nisa' 166).
Allah telah menegaskan bahwa kitab suci-Nya Al-Qur'an ini diturunkan dengan persaksian dan keilmuan Allah . Maka tidak mungkin jika al-Qur'an yang telah disaksikan oleh Allah akan kebenarannya itu ternyata mengalami perubahan meskipun sedikit.
....Barangsiapa yang meyakini adanya perubahan dalam Al-Qur'an sepeninggal Rasulullah, maka ia telah kafir...
Para ulama juga telah ber-ijma' bahwa barangsiapa yang meyakini adanya perubahan dalam Al-Qur'an sepeninggal Rasulullah, maka ia telah kafir. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata dalam kitabnya, Ash-Sharimul Maslul:"Barangsiapa mengklaim bahwa Al-Qur'an telah dikurangi sebagian ayat-ayatnya, atau disembunyikan maka tidak ada perselisihan lagi tentang kekafirannya."
Hey Syi'ah... افلا تعقلون???? = Apakah kalian tidak menggunakan aqal kalian untuk berfikir ???
Ataukah Aqal kalian sudah tidak ada ???
Sumber :
https://www.facebook.com/Membongkar.Kesesatan.Syiah1
_____________
https://www.facebook.com/GerakanAntiSyiah
Langganan:
Postingan (Atom)










